This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label PKN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Januari 2015

Pengertian dan Latar Belakang Lahirnya Pergerakan Nasional Indonesia


Pengertian dan Latar Belakang Lahirnya Pergerakan Nasional Indonesia - Pergerakan nasional Indonesia mempunyai pengertian sebagai berikut.

Pengertian Pergerakan Nasional Indonesia

a. Pergerakan

Maksud dari "pergerakan" di sini meliputi segala macam aksi dengan mengggunakan "organisasi modern" untuk menentang penjajahan dan mencapai kemerdekaan. Dengan organisasi ini menunjuk bahwa aksi tersebut disusun secara teratur dalam arti ada pemimpinnya, anggota, dasar dan, tujuan yang ingin dicapai. Penggunaan organisasi modern ini menunjukkan adanya perbedaan dengan upaya melawan penjajah sebelum tahun 1908.

b Nasional

http://www.materisma.com/2014/01/pengertian-dan-latar-belakang-lahirnya.html
Istilah "nasional" menunjuk sifat dari pergerakan, yakni semua aksi dengan organisasi modern yang mencakup semua aspek kehidupan, seperti ekonomi, sosial, politik, budaya dan kultural dengan tujuan yang sama, yakni melawan penjajahan untuk digantikan dengan kekuasaan yang dipegang oleh bangsa Indonesia sendiri. 

Istilah ”nasional” dalam hal ini oleh Sartono Kartodirdjo (1990) diartikan sebagai kata sifat dari suatu "nation" yang menunjukkan kumpulan individu-individu yang disatukan oleh ikatan politik, bahasa, kultural, dan sebagainya.

c. Indonesia

Nama "Indonesia" yang digunakan berfungsi sebagai simbolis di dalam sejarah pergerakan nasional dan dengan makin majunya pergerakan nasional, maka sebutan "Indonesia" merupakan keharusan. Berdasarkan keterangan tersebut dapat dimengerti bahwa sejarah pergerakan nasional adalah bagian dari sejarah Indonesia yang meliputi periode sekitar 40 tahun yang dimulai sejak lahirnya Budi Utomo ( BU) sebagai organisasi nasional yang pertama sampai dengan terbentuknya bangsa Indonesia 1945 yang ditandai oleh Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Tidak dapat dipungkiri bahwa sejarah pergerakan nasional sebagai fenomena historis adalah hasil dari perkembangan faktor ekonomi, sosial, politik, kultural, dan religius dan di antara faktor-faktor itu saling terjadi interelasi. Sejarah pergerakan nasional yang dimulai dari berdirinya Budi Utomo (BU) sampai dengan tercapainya kemerdekaan 1945 dapat dibagi menjadi beberapa masa, seperti berikut.

1) Masa Awal Perkembangan, yang ditandai dengan berdirinya oraginisasi seperti Budi Utomo (BU), Sarekat Islam (SI), dan Indische Partij (IP).
2) Masa Radikal, ditandai dengan berdirinya Partai Komunis Indonesia (PKI), Partai Nasional Indonesia (PNI) dan Perhimpunan Indonesia (IP).
3) Masa Bertahan, ditandai dengan berdirinya Fraksi Nasional, Petisi Sutardjo, dan Gabungan Politik Indonesia (GAPI).

Latar Belakang Lahirnya Pergerakan Nasional Indonesia

Lahirnya pegerakan pasional Indonesia tidak terlepas dari peristiwa-peristiwa di Benua Asia saat itu.

a. Faktor Intern

1) Adanya penjajahan yang mengakibatkan penderitaan dan kesengsaraan sehingga menimbulkan tekad untuk menentangnya.
2) Adanya kenangan akan kejayaan masa lampau, seperti zaman Sriwijaya dan Majapahit.
3) Munculnya kaum intelektual yang kemudian menjadi pemimpin pergerakan nasional.

b. Faktor Ekstern

1) Adanya All Indian National Congress 1885 dan Gandhiisme di India.
2) Adanya Gerakan Turki Muda 1908 di Turki.
3) Adanya kemenangan Jepang atas Rusia (1905) menyadarkan dan membangkitkan bangsa-bangsa Asia untuk melawan bangsa-bangsa Barat.
4)  Munculnya paham-paham baru di Eropa dan Amerika yang masuk ke Indonesia, seperti liberalisme, demokrasi, dan nasionalisme mempercepat  timbulnya nasionalisme Indonesia.

Selasa, 28 Oktober 2014

Artikel-Pentingnya Toleransi Beragama Di Era Reformasi



Pentingnya Toleransi Beragama Di Era Reformasi

Seperti yang kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang kaya. Bukan hanya kekayaan alam dan budaya yang dimiliknya, tapi juga karena negeri kita ini adala negeri dengan beraneka ragam agama yang dianut warganya. Menurut Penetapan Presiden No 1 Tahun 1965 terdapat enam agama yang diakui secara resmi di Negara Republik Indonesia yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Khong Hu Cu (Confusius).
Kerukunan beragam merupakan cara untuk mempersatukan orang-orang yang berbeda keyakinan. Membuat mereka tetap dalam suatu kesatuan tanpa perpecahan. Hal ini dapat membuat orang-orang yang berbeda keyakinan tak merasakan perbedaan. Maksudnya,meskipun mereka mempunyai keyakinan yang berbeda tapi tetap ada yang menyatukan mereka yaitu kepercayaan terhadap adanya Tuhan.
            Kerukunan beragama di dalam kehidupan sangat diperlukan dalam membangun kehidupan yang baik, utuh, tanpa perpecahan. Kerukunan beragama ini mempunyai makna yang sangat mendalam yaitu saling menghormati antarsesama umat manusia. Sehingga semua penganut agama bisa merasakan harmonisasi kehidupan yang tenang & damai.
            Belakangan ini nilai-nilai saling menghargai & toleransi di sekitar kita telah mulai pudar. Banyak dari mereka yang tidak peduli lagi dengan sesamanya. Individualisme dan egoisme telah membuat banyak orang “buta” terhadap berbagai masalah yang dihadapi oleh bangsanya. Baginya kesuksesan yang mereka raih adalah murni hasil dari upaya mereka. Padahal, apa yang kita miliki adalah pemberian dari Tuhan yang maha kuasa.
            Di era reformasi ini, prinsip demokarsi yang belum dipahami secara jelas oleh masyarakat seakan menjadi tonggak permasalahan dari berbagai masalah anarkisme yang terjadi di negara kita. Kebanyakan dari mereka dengan gampangnya melakukan demonstrasi yang mengandung unsur kekerasan. Dan yang paling parahnya adalah demonstrasi yang mereka lakukan mengatasnamakan agama dan demokrasi. Hal ini disebabkan kurang pemahaman tentang untuk apa mereka memiliki keyakinan, sehingga menciptakan individu-individu yang mengaku beragama tapi sebenarnya tidak mencerminkan perilaku selayaknya orang yang beragama.
            Bahkan, bukan hanya antar agama saja. Perpecahan juga terjadi di dalam agama yang sama. Unsur kebebasan yang tidak terkendali dengan baik seakan menjadi pupuk yang menyuburkan berbagai aliran dalam suatu agama. Tumbuh suburnya aliran-aliran ini membuat agama yang pada awalnya satu keyakinan semakin terpecah antar satu aliran dengan aliran lainnya.
            Sebagai warga negara yang baik yang memiliki satu tujuan yakni unutk membangun kehidupan yang aman yang damai. Maka sebaiknya kita memperbaiki pola pikir kita. Perbedaan bukanlah alasan yang tepat agar kita saling berpecah-belah. Bukankah pada tiap-tiap agama mengajarkan prinsip toleransi & saling menghargai. Jika kita telah menanamkan prinsip tersebut di dalam diri kita, perbedaan bukanlah menjadi penghalang bagi kita untuk bersatu.

Senin, 27 Oktober 2014

Teks Sumpah pemuda

TEKS Sumpah Pemuda

     Sumpah Pemuda merupakan salah satu tonggak penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Oleh karena itu peristiwa ini diperingati di setiap tahunnya tepatnya setiap tanggal 28 oktober. Biasanya setiap hari tersebut banyak siswa yang diminta gurunya untuk mencari isi teks Sumpah Pemuda.
     Nah, Buat teman-teman yang lagi sibuk mencari teks sumpah pemuda. Silahkan lihat di bawah ini....